tikpat
Ini Kronologi Versi Indoclub Pindah Dari Gerry Mang Subang ke Sentul Kecil
Denny Wajonk, semua perizinan dan legalitas tercover dengan baik, serta persiapan event di SICK sudah 90 persen. (Foto : hilary),.
.

Ini Kronologi Versi Indoclub Pindah Dari Gerry Mang Subang ke Sentul Kecil

motorinanews (Jakarta) – Terkait polemik penyelenggaraan event Kejurnas Motoprix di Surabaya yang bentrok waktunya dengan Daytona Battle of King Indoclub pada 19-20 Oktober di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor akhir pekan ini.

Denny Wajonk selaku Event Director D’Motorsport sempatkan diri mampir ke kantor redaksi Motorinanews.com di Jakarta Selatan pada Rabu (16/10/2019) siang.

Sepertinya, Denny diutus oleh Rulianto Katam sebagai Vice Chairman klub/penyelenggara event milik Dandy Rukmana itu, guna bisa memberi penjelasan yang komprehensif dan obyektif.

Namun, anak muda yang tengah naik daun dengan event balap motor Indoclub Championshipnya ini hanya sebatas memberikan data-data, yang jadi benang merah hingga kemudian bisa mendapatkan slot atau kenapa akhirnya pindah dari rencana awal di sirkuit Gerry Mang Subang ke SIKC.

Jauh sebelum akhirnya polemik ini mencuat, pihak Indoclub sudah mendapat flyer di medsos bahwa akan ada event balap motor yang diadakan  D Event yang digawangi bro Dudy pada 19-20 Oktober di SIKC.

Atas dasar itu, pihak Indoclub berpikir, oh boleh nih bareng kejurnas. Kemudian, membuka komunikasi dengan IMI Jabar, karena event ini barengan juga dengan  momen pelantikan Presiden Jokowi periode kedua.    

Setelah bertemu dengan Kabid olahraga sepeda motor, kabiro sepeda motor, sejurus kemudian pihak Indoclub ajukan surat permohonan bikin event yang juga di-cc kepada Ketua harian.

Event dengan title “Indoclub Indomatic Championship” mendapat rekomendasi dari IMI Jabar tertanggal 16 September  itu namun dengan venue di sirkuit Gerry Mang, Subang.

Rupanya, ini yang sempat dilaporkan pihak IMI Jabar kepada Ketum IMI Jatim Bambang Kapten bahwa event akan digelar di Subang.

Dan uniknya, Cak Bambang Kapten setuju meski tanggal bentrok dengan kejurnas Motoprix di sirkuit Bung Tomo Surabaya, dan masih di 1 region. Asal jangan di SIKC, kendati sama-sama di wilayah Jabar. 

Namun seiring waktu, terjadi perkembangan adanya pergantian Kapolres baru di Kabupaten Subang. Disebutkan bahwa Pak Kapolres yang baru melakukan sertijab itu, memberikan pandangan soal 20 Oktober ada perhelatan bersejerah pelantikan Presiden.

Singkatnya, event yang telah mendapat rekom IMI Jabar itu mesti mencari venue lain, karena Kapolres baru merasa gak enak, dan intinya masih berjaga-jaga terkait moment kenegaraan itu. 

Tiba-tiba pada 26 September, Indoclub mendapat tawaran dari pengelola SIKC, apakah mau pakai untuk tanggal 19-20 Oktober, bisa nih karena D Event mau mundur.

Rupanya, setelah slot pertama yang ada ditiadakan, pengelola SIKC kan tetap harus cari penghasilan. Maka ditawarinlah secara resmi dengan surat, Indoclub juga meresponnnya sesuai prosedur.

Pada 5 Oktober, Indoclub ajukan penawaran secara resmi ke SIKC, dua hari kemudian yakni pada 7 Oktober keluar izin penggunaan fasilitas di SIKC. Dan pada tanggal itu juga keluar rekom dari IMI Jabar.

Event Indoclub akan tetap dilangsungkan pada 19-20 Oktober ini, karena semua sudah jalan, termasuk izin keramaian juga sudah keluar dari polisi, bahkan Kapolres Kabupaten Bogor menyatakan bakal hadir.  

"Kalau saya pribadi mau menyampaikan bahwa persiapan hingga Rabu hari ini telah mencapai 80-90 persen. Meliputi perizinan, semua legalitas tercover dengan baik. Sisi perencanaan dari internal kita, keamanan dan teknis perlombaan, udah di-setup dengan baik,” ujar Denny Wajonk, Event Director D’Motorsport.

Ditambahkan oleh Denny, bahwa sebenarnya segmen maupun kelas yang diperlombakan beda dengan di Kejurnas Motoprix Sirkuit Bung Tomo Surabaya.

Sementara itu, Rulianto Katam selaku Vice Chairman D’Motorsport mengutip tentang alasan IMI Jabar sudah tidak ada hari minggu  lagi untuk menggeser event Indoclub.

“Dan, sebenarnya IMI Jatim juga pernah melakukan hal yang sama  ketika IMI Jabar menggelar kejurnas Motoprix di mana IMI Jabar tidak memprotes ketika di Jatim juga ada event balap motor karena paham dengan situasi tahun 2019 dan toleransi sesama IMI Provinsi,” terang Babe, sapaan akrabnya.

Babe menyebutkan, tadinya dia hanya tahu kalau jadwal di IMI Jabar memang padat.

“Akhirnya kita sebagai klub jadi tahu masalah antar Pengprov yang sebenarnya. Bukan urusan kita itu sih. Contohnya ya dengan memviralkan artikel dari berita ke medsos itu,” tambah Babe.

Artikel yang mana, Be? (hilary)

# TAGS : kronologi versi Indoclub polemik event bentrok D`Motorsport Indoclub Championship IMI Jabar Sentul International karting Circuit Denny Wajonk