tikpat
 Cara Mengukur Tegangan Dan Rawat Aki Kering
Perawatan aki kering dan cara mengukur tegangan (Foto: Banar).
.

Cara Mengukur Tegangan Dan Rawat Aki Kering

motorinanews, Jakarta - Aki kering atau sering disebut Aki MF (maintenance free) didesain bebas perawatan. Tapi bukan berarti enggak perlu diapa-apain sama sekali.

Aki kering tetap butuh pengecekan dan diisi ulang (recarger) bila tegangannya mulai menurun.

“Motor jaman sekarang, umumnya sudah mengusung teknologi injeksi yang mengandalkan aki kering. Klaim pabrikan aki kering bebas perawatan, tapi perlu di cek tegangannya secara berkala, agar suplai arus ke masing-masing sensor maupun kelistrikan tetap setabil," urai Aris, kepala bengkel Clara Motor II.

Aris menambahkan bahwa pengecekan aki biasanya dilakukan saat servis rutin (2.000 km) dan di recarger 3 bulan sekali.

“Tujuan lain dilakukan pengecekan dan recarger ini agar aki kering bisa tahan lama. Soalnya banyak juga aki kering tekor, meski masih terbilang baru," wanti pebengkel di Jl. Arteri Kelapa Dua Kebun Jeruk, Jakbar.

Soal proses pengecekan ini juga bisa dilakukan sendiri. Yang terpenting memiliki muktitester untuk mengukur tegangan aki.

Kondisi normal tanpa beban, tegangannya 12,5 volt -13 volt. Cara mengukurnya, posisikan penunjuk multitester pada posisi Volt meter. Hubungkan kabel positif multitester ke positif aki, selanjutnya hubungkan kabel negatif multitester (hitam) ke terminal negatif aki.

“Bila tegangan aki di bawah 12 volt, sebaiknya di recarger. Tegangan segitu, biasanya susah dipakai starter otomatis. Efeknya kalau tidak langsung diisi ulang, aki akan lebih cepat ngedrop," papar kepala mekanik pengalaman lebih dari 10 tahun.

"Bila tegangan aki masih normal, pasang kembali pada motor dan posisikan kunci kontak ON. Tegangan akan berkurang sekitar 0,2-0,4 volt karena sensor-sensor kelistrikan dan pompa bensin langsung bekerja," imbuh Aris.

Lalu untuk mengetahui pengisiannya normal atau tidak, nyalakan mesin dan lampu utama. Gas dipanteng pada putaran mesin antara 4.000 rpm -5.000 rpm atau grip gas cukup dipelintir ¼ putaran.

Pengisian normal tegangannya antara 14 volt 15 volt. Kurang dari 14 volt atau lebih dari 15 volt, berarti ada sistem pengisian yang tidak normal.

"Biasanya karena kiprok (regulator) sudah rusak atau aki itu sendiri yang sudah soak," tutup Aris. (Banar)

# TAGS : Aki kering tegangan voltase kelistrikan recarge