tikpat
 Pemilik Tim Balap di Oneprix Jadi DPO Bandar Narkoba, Tertangkap di Medan
Ardiansyah, dicokok di bandara Kualanamu Medan digelandang ke Polda Sulawesi Tengah.
.

Pemilik Tim Balap di Oneprix Jadi DPO Bandar Narkoba, Tertangkap di Medan

motorinanews, Palu – Kabar mengejutkan dan kurang baik datang dari dunia balap motor Indonesia. Salah seorang yang diduga sebagai pemilik tim balap Aira Racing, Ardiansyah (34 tahun) alias Aco Besusu dicokok polisi karena terlibat sebagai bandar narkoba.

Tidak main-main, dia ternyata telah menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) terkait dengan bisnisnya sebagai salah satu bandar besar narkoba di Sulawesi Tengah.

Seperti diberitakan situs online Tribunews, Ardiansyah tertangkap di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Kamis (19/12/2019) lalu.

Pria asal Palu, Sulawesi Tengah yang menjadi buronan sekian lama tersebut langsung digelandang Direktorat Satuan Reserse Narkoba ke Polda Sulawesi Tengah.

Di dunia balap motor, nama Ardiansyah sangat erat kaitanya dengan Aira Racing Team. Bagaimana tidak, dia adalah pemilik tim Aira Racing.

Sebagai tim baru, Aira Racing langsung naik daun dan dikenal publik secara luas. Pasalnya, dalam 2 tahun terakhir ini sepak terjang tim balap Aira cukup mentereng.

Banyak event balap diikuti mulai Kejurnas Oneprix hingga Motoprix Region Jawa. Selain level Kejurnas, juga turun balap di club event Indoclub maupun one make race Yamaha Sunday Race.

Aira Racing Team juga menggebrak di ajang Asia Road Racing Championshi (ARRC) dengan . rider Iksan Lala. Terakhir Iksan berlaga di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand pada September lalu.

Ardiansyah ditangkap sesaat setelah tiba di bandara Kualanamu, Medan menumpang pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 864 dari Kuala Lumpur Malaysia.

Diberitakan juga, sempat terjadi adegan kejar-kejaran dengan petugas sebelum akhirnya tertangkap karena sistem penjagaan yang ketat terkait DPO bandar narkoba di bandara Kualanamu.

Namanya terdeteksi sebagai DPO yang dicari aparat melalui paspor yang digunakan.

Bahkan, Ardiansyah sempat mencoba hendak menyuap petugas Imigrasi untuk 86. Pertama dijanjikan Rp 1 miliar, naik menjadi Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar.

Bahkan melalui hp menunjukkan saldonya yang mencapai Rp 10 miliar. Namun petugas Imigrasi di bandara Kualanamu tak bergeming

Akhirnya, Ardiansyah bersama rekannya, Ifsal Darmawan Arief langsung digelandang ke Polda Sulawesi Tengah menjadi lokasi tempat tinggal Ardiansyah. (iwan).

# TAGS : pemilik tim balap Aira bandar narkoba Ardiansyah Oneprix Championship ditangkap di Kualanamu Medan ace besusu